Sekolah Mendengar

Sekolah Mendengar

Suatu saat Anda pergi makan disebuh rumah makan di dekat rumah Anda, sesampainya disana Anda memesan beberapa makanan yang ada didalam menu resto ters

Master of Ceremony Workshop dengan FEB UGM
Pertanyaan Untuk Audience
Kurang PD saat tampil??

Suatu saat Anda pergi makan disebuh rumah makan di dekat rumah Anda, sesampainya disana Anda memesan beberapa makanan yang ada didalam menu resto tersebut. Setelah pelayan mencatat semua pesanan Anda, Anda harus menunggu sekian lama sebelum makanan di sajikan. Namun setelah semua pesanan Anda disajikan, ada beberapa pesanan Anda yang salah, Anda memesan Ayam Goreng namun yang keluar Ayam Bakar, Anda memesan Gurame Asam Manis, yang keluar Gurame GOreng. Padahal Anda sudah berusaha ngomong dengan baik dan jelas. Pertanyaannya siapa yang salah? Anda sebagai “pembicara” atau pelayan sebagai “pendengar”.

Banyak kursus ataupun training yang memberi materi tentang bagaimana kita harus berbicara yang baik, di sekolah pun ada juga pelajaran tentang berbicara, tapi untuk hal belajar mendengar jarang bahkan tidak ada.

Didalam ilmu komunikasi yang efektif ada 2 hal yang penting dalam berkomunikasi, yakni berbicara dan mendengar. 2 hal ini sama-sama penting!

Didalam bahasa Inggris ada 2 kata yang menjelaskan tentang mendengar, yakni Hear dan Listern . 2 kata ini mepunyai arti yang sama namun berbeda. Kesamaannya, sama-sama mendengar, namun Hear hanya mendengar tanpa kita tau arti dan makna yang didengar secara mendalam, atau bisa juga diartikan mendengar tanpa sengaja, semisal mengenar suara motor diluar, atau mendengar suara pesawat yang lewat, atau mendengar sesuatu yang kita tidak memberi makna didalam proses mendengar ini. Namun Listen mempunyai makna yang lebih dalam, listen merupakan mendengar dengan sengaja, mendengar dengan penuh atensi.

Ada beberapa tips untuk kita bisa mejadi seorang “listen-er” yang baik,

  1. Jangan lupakan Eye contact ; Ketika Anda berbicara dengan orang lain, tetap tatap mata orang tersebut, jangan menatap hal lain selain mata orang tersebut. Hal ini akan semakin mengikat Anda dengan orang tersebut, dan akan membuat nyaman rekan Anda ketika menyampaikan sesuatu.
  2. Hati-hati dengan hal-hal yang menggangu ; Hati-hati dengan Gadget Anda! Jaman sekarang orang sudah tidak bisa lepas dengan benda satu ini, tetapi saat Anda sedang mendengar, jauhkan benda satu ini. Jangan sampai konsentrasi Anda terganggu, dan juga pastinya akan mengganggu rekan Anda.
  3. Tunjukan ketertarikan dan atusias Anda ; saat Anda mendengarkan rekan Anda berbicara tunjukan bahasa tubuh yang antusias, seperti sesekali mengangguk, atau bisa juga condongkan tubuh Anda ke arah rekan bicara Anda (tapi jangan berlebih condongnya).

Semoga ketika nanti kita mendengarkan orang lain bicara, bukan Hear tapi Listen.

salam.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
WhatsApp chat