Pertanyaan Untuk Audience

Pertanyaan Untuk Audience

Bagaimana cara melempar pertanyaan yang pas sasaran? dan ada berapa jenis pertanyaan yang harus diketahui para public speaker? Pernah gak kamu lemp

Membuat Opening kita berkesan
Master of Ceremony Workshop dengan FEB UGM
MC Training – Generasi Muda Mudi Jlamprang Lor

Bagaimana cara melempar pertanyaan yang pas sasaran? dan ada berapa jenis pertanyaan yang harus diketahui para public speaker?

Pernah gak kamu lempar pertanyaan ke audience dan hasilnya zonk!?

Niatnya pengen buat interaksi dengan audience tapi hasilnya malah jadi krispii..

Ternyata, lempar pertanyaan itu ada tekniknya, kamu harus tau cara lempar yang tepat sebelum eksekusi di hari H. Namun sebelumnya kamu harus tau dulu ni ada 2 jenis pertanyaan,

  1. Pertanyaan Kritis

    • Jenis pertanyaan ini adalah pertanyaan yang jawabannya membutuhkan pemikiran yang mendalam, jadi gak bisa dilempar asal. Misal “Apa pendapat anda tentang RUU Permusikan?” dan ketika orang ditanya seperti ini dia harus setidaknya diberi waktu berpikir dahulu.
    • Jenis ini cocok jika dilempat ke “Pribadi” bukan ke seluruh audience.
    • Hati hati dengan jawaban yang kadang tidak kita prediksi, sebaiknya persiapkan worst case scenario respon yang akan kita berikan.
  2. Yes No Question

    • Jenis ini adalah pertanyaan yang tidak memerlukan pemikiran yang dalam, karena jawabannya cuma 2 jenis kemungkinan, Yes or No. Misal “Siapa disini yang tadi sudah makan?” “Siapa yang disini pengen sukses?”
    • Jenis ini cocok dilempar ke audience besar.
    • pertanyaan ini juga akan memeriahkan suasana. Tetapi jawaban nya kurang dalam. Sehingga akan lebih baik jika pertanyaan ini disambung dengan pertanyaan kritis.

So, besok lagi kalau mau lempar pertanyaan siapin dulu sebelumnya ya. Jangan asal aja lempar, syukur klo kena sasaran, nha klo malah salah lempar kan repot urusannya.

Satu lagi yang penting! Jangan lempar pertanyaan yang sifatnya sensitif ya! yang ada hubungannnya dengan SARA bahkan jaman now Politik aja jadi isu yang sensitif. Karena kalau salah kita bertanya, hasilnya bisa membetuk kubu Pro ataupun Kontra. Kecuali memang audience kita sudah dipastikan satu “Aliran” dengan pertanyaan kita.

salam.,

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
WhatsApp chat