Mulai Financial Planning Sejak Dini

Mulai Financial Planning Sejak Dini

Di bulan Desember 2018 kemarin, STC mengadakan alumni gathering. Di acara Alumni Gathering itu, salah satu alumni STC yaitu Kak Achie, berbagi tentang

Alumni Gathering : Financial Planning for Millenial part 2
STOCKSGROW – Financial Planning and STOCK Class
“Pasar Modal” STC x BEI Yogyakarta Sekolah Senin 15 April

Di bulan Desember 2018 kemarin, STC mengadakan alumni gathering. Di acara Alumni Gathering itu, salah satu alumni STC yaitu Kak Achie, berbagi tentang Financial Planning.

Sebenarnya Financial Planning ini apa sih?

Secara singkat, Financial Planning itu adalah merencanakan keuangan. Bukan hanya tentang keuangan bulanan, tapi juga tentang keuangan di masa depan. Financial Planning lebih dalam membahas tentang Financial Goal dan bagaimana untuk mewujudkannya.

Kelas Stocksgrow

Panduan Mengatur Keuangan

Kunci dari berhasil mencapai target Financial Planning adalah pintar mengatur keuangan. Dari uang bulanan yang kamu terima, ada lho panduan mengatur keuangan supaya seimbang antara belanja dan tabungan. Aku sendiri memegang hitungan dengan Prinsip 1 2 3 4.

  1. 10% untuk dana darurat. Porsi 10% ini sebaiknya disimpan dalam bentuk liquid atau simpanan yang mudah dicairkan. Dana darurat ini fungsinya untuk digunakan di saat-saat tertentu, semisal ketika akan resign dari pekerjaan atau ketika sakit. Idealnya, sebaiknya kita memiliki jumlah dana darurat sebesar 3-6 bulan gaji.
  2. 20% untuk investasi. Banyak sekali bentuk-bentuk investasi. Ada investasi emas, pasar modal, pasar uang, reksadana, obligasi, deposito, dan lain-lain. Semua punya tingkat resikonya masing-masing. Jadi coba cari tau detailnya, pahami dengan baik investasi yang akan kamu pilih sebelum memutuskan mau investasi dalam bentuk apa. Mulailah investasi sedini mungkin!
  3.  30% untuk tagihan, hutang, cicilan. Kalau kamu punya hutang yang cicilannya lebih dari 30% gaji kamu, ini membuat cashflow-mu nggak seimbang. Karena dengan begitu berarti kamu harus memangkas pos keuangan lainnya misalnya pos makan atau tabungan. Semisal udah terlanjur ada hutang, coba fokus untuk melunasi as soon as possible. Supaya cashflow kembali normal dan kamu bisa melakukan financial planning yang lebih baik.
  4.  40% untuk kehidupan sehari-hari. Kebutuhan sehari-hari buat makan, minum, peralatan mandi, cemilan, hiburan (nonton bioskop , beli buku), dan lainnya. Dengan pos-pos yang sudah terukur seperti ini, bisa membuat kita lebih bijak dalam belanja. Jelas yang harus dilakukan adalah memilih mana kebutuhan dan keinginan.

Berawal dari kebiasaan mengelola keuangan bulanan dengan bijak, diiringi dengan investasi yang tepat, akan membantu kamu lebih mudah dalam mencapai Financial Goal kamu.

Kalau kebiasaan mengelola keuangan kamu bagaimana, sahabat STC?

 

Dari artikel: Andita

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
WhatsApp chat