10 Perbedaan Rich Mindset vs Poor Mindset

10 Perbedaan Rich Mindset vs Poor Mindset

Perbedaan orang kaya dan orang miskin bukah hanya masalah uang yang mereka punya, tapi bagaimana menggunakan uang tersebut.

Public Speaking – PT Kaltim Methanol Industri
Ethos Kerja Proffesional, BPR Bhakti Daya Ekonomi.
Training For Coordinator – Nasi Uduk Palagan, Januari 2020

Perbedaan orang kaya dan orang miskin bukah hanya masalah uang yang mereka punya, tapi bagaimana menggunakan uang tersebut.

Bagaimana menggunakan uang tersebut ternyata dimulai dari mindset tentang uang itu sendiri. Bisa jadi orang yang tidak memiliki banyak uang bisa menjadi kaya nantinya jika mindset yang dimiliki tepat, atau sebaliknya orang yang terlahir kaya raya bisa berakhir jatuh miskin jika mindsetnya salah.

Banyak dari kita yang ingin Kaya, pastinya dalam bentuk apapun, tidak hanya masalah financial, tapi juga masalah waktu, kebahagiaan, kesuksesan karir dan pekerjaan. Tapi sepertinya sudah bekerja keras setiap waktu, tapi koq kayaknya cuma berjalan ditempat saja, apa yang kurang tepat?

Mungkin Mindset kita tentang mengatur uang dan pendapatan kita, berikut 10 perbedaan antara orang ber pikiran Kaya dan orang berpikiran Miskin.

1. Sumber daya :

Rich Mindset : Memahami bahwa tujuan pertama adalah untuk meningkatkan pendapatan. Kemudian, menggunakan pendaptanan itu untuk mempercepat mendapatkan hal lain. Intinya menunda kesenangan.

Poor Mindset : Melihat pendapatan tambahan sebagai sesuatu yang bisa dihabiskan untuk meningkatkan gaya hidup. “Saya sudah bekerja keras, so wajar dong klo beli ini itu”

2. Fokus Masa Depan

Rich Mindset : Mempergunakan waktu, sumber daya, dan energi sekarang untuk hasil masa depan. Yang berusaha diciptakan adalah momentum, dimana pada akhirnya terbentuk sistem yang mendatangkan pasif income.

Poor Mindset : Fokusnya pendek, bekerja sekarang untuk segera dapat penghasilan dari pekerjaan itu secepatnya. Kalau pekerjaannya tidak menghasilkan hasil dalam waktu cepat maka tidak akan dikerjakan. Contoh : Belajar, mengasah skill, ikut komunitas, dll

3. Imbalan / Gaji

Rich Mindset :  Bersedia untuk bekerja tanpa imbalan langsung. Berani mengambil resiko untuk mencoba hal baru.

Poor mindset : langsung memikirkannya, “Apa untungnya bagi saya?” . Kalau dirasa tidak ada untungnya secara langsung, maka jawabnya NO!

4. Relasi / Networking

Rich Mindset : berupaya membangun hubungan berdasarkan kepercayaan, kesukaan, nilai-nilai bersama, dan saling menghormati. Orang-orang dengan pola pikir ini membantu orang lain dan mengembangkan hubungan tanpa mengharapkan imbalan apa pun.

Poor mindset : “apa untungnya buat saya?”.

5. Nama Baik

Rich Mindset : memahami bahwa reputasinya adalah segalanya , bahwa kepercayaan dan rasa hormat diperoleh perlahan-lahan, melalui usaha keras, berdarah – dan bahwa keduanya dapat hilang dalam sekejap.

Poor mindset : mau mengorbankan reputasinya untuk menghasilkan uang dengan cepat.

6. Pemikiran tentang “Semua”

Rich Mindset : Dia tau tidak bisa mempelajari semua, tetapi dia bisa belajar dari semua orang.

Poor mindset : ia merasa mengetahui segalanya.

7. Team

Rich Mindset : memahami bahwa ia tidak dapat melakukan segalanya sendiri. Ia tahu bahwa tim yang tepat bisa mendatangkan hasil yang lebih besar dari pada sendiri.

Poor mindset : menipu dirinya sendiri dengan berpikir bahwa ia dapat melakukan segalanya jika itu hanya bekerja cukup keras.

8. Kompetisi

Rich Mindset : menikmati kompetisi karena dia tahu bahwa besi menajamkan besi.

Poor mindset : Tidak suka dengan persaingan. Akan keluar keluhan “seseorang sudah sampai di sana dulu” atau bahwa, “mereka jelas lebih baik, saya tidak bisa apa-apa”

9. Tau kapan berhenti

Rich Mindset : berhenti secara strategis. Ia berencana untuk berhenti terlebih dahulu ketika menyadari potensi perolehan pengejaran tidak terjangkau oleh sumber daya saat ini atau tidak sebanding dengan kesakitan dari pekerjaan yang terlibat.

Poor mindset : berhenti sebagai reaksi terhadap rasa sakit dan ketidaknyamanan jangka pendek.

10. Akhir / Garis Finis

Rich Mindset : mengerti bahwa tidak ada kata “selesai”. Hidup ditentukan oleh tantangan dan pembelajaran.

Poor mindset : percaya bahwa suatu hari mereka akan dapat “pensiun” – untuk membalas dan tidak melakukan apa pun. Bahwa semua pekerjaan hanyalah “tabungan pensiun” dalam perjalanan menuju kehidupan yang santai. Ironisnya ini adalah jenis pola pikir yang menghambat ambisi.

Artikel ini sudah ditayangkan di

10 Perbedaan Rich Mindset vs Poor Mindset

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
WhatsApp chat